Witch
Suasana sekolah sangat ramai, orang-orang tengah berlari menuju suatu tempat.
"Hyunji..Hyunji-ahh..". Teriak seseorang yang berada di samping Hyunji yang sedang tertidur pucat.
Donghyun, Hyunseong, Jeongmin, YoungMin, KwangMin, dan Minwoo muncul di antara murid murid yang berkerumui menyaksikan korban pembunuhan yang belum di ketahui penyebab nya.
"Hyunji..korban yang ke 3 kali nya". Ucap Donghyun mengepalkan tangan nya geram.
"Ini sangat aneh, sejak kedatangan Minjoo ke sekolah kita.._". Dugaan Minwoo yang mengarah kan pembunuhan ini pada Minjoo langsung di bantah oleh Hyunseong yang menyukai Minjoo.
"Kenapa? Kenapa kau menuduh Minjoo, mana buktinya? Setiap jatuh korban, Kau selalu mengarahkan nya pada Minjoo".
"Hyung, bukan maksud ku memfitnah Minjoo, gerak gerik nya mencurigakan".
"Sudah-sudah percuma kalian ribut, bagaimana kita pecah kan masalah ini..mari kita selidiki". Ucap Donghyun menengahi mereka yang hampir berkelahi.
Hyunseong segera pergi, semua langsung melirik Minwoo.
"Apa?". Ucap Minwoo sebal. Lalu pergi.
"Kenapa Minwoo mencurigai gadis cantik seperti Minjoo. Aku sangat tidak yakin kalo Minjoo, untuk apa dia melakukan semua ini? Sungguh tidak masuk akal". Ucap Jeongmin.
KwangMin mendekati jasad Hyunji, lalu memeriksa nya.
"Tidak ada bekas luka?" KwangMin memeriksa dengan teliti, kemudian saat membalik kan kepala nya, KwangMin melihat bekas seperti gigitan pada tengkuk nya Hyunji.
"Hyung..". Panggil KwangMin, membuat semua mendekat.
"Apa kalian mencurigai bekas gigitan ini?". KwangMin menunjuk bekas gigitan yang terdapat di tengkuk Minjoo.
"Keluarga penyihir itu sudah kembali, dia membutuhkan darah untuk mengembalikan kekuatan nya". Donghyun terlihat kaget dan was-was. Karena untuk mengembalikan kekuatan nya, mereka membutuhkan kan banyak darah, itu berarti akan banyak korban yang berjatuhan.
***
Malam hari...
KwangMin,YoungMin,Minwoo,dan Jeongmin sedang asik menonton televisi, kecuali Donghyun dan Hyunseong.
Hyunseong yang masih sedang kesal terhadap Minwoo, memilih berdiam diri di atap gedung apartemen.
Donghyun sedang sibuk dengan buku yang Ayah nya berikan dulu saat menghancurkan penyihir jahat itu, ia takut penyihir jahat itu membunuh adik-adik nya. Karena kemungkinan besar mereka kembali untuk membalaskan dendam mereka yang telah di hancur kan oleh keluarga Donghyun, yang Mana keluarga Donghyun adalah keturunan Vampire baik.
*Tok..Tok..
"Masuk ". Teriak Minwoo.
Pintu terbuka, terlihat Minjoo yang muncul di bibir pintu.
Seketika Minwoo yang sedang tertawa berubah menjadi wajah yang kesal. Dari awal entah kenapa Minwoo merasa tidak senang dengan Minjoo.
"Haiii.. ". Ucap YoungMin melambaikan tangan nya.
"Syuttt...". Ucap Minjoo menaruh jari telunjuk nya di bibir, kemudian kembali menengok ke luar, membuat YoungMin dan lainnya bingung.
Terlihat Minjoo menyunyungging kan sebelah bibir nya ketika melihat keluar, kemudian ia pun masuk. Dan bergabung dengan mereka.
"Oiya..aku permisi ke toilet dulu ya..".
Mendapat angguk kan dari mereka, Minjoo segera pergi ke toilet, Namun bukan nya Minjoo pergi ke toilet. Ia malah pergi ke atap gedung menemui Hyunseong.
"Hyunseong...". Panggil Minjoo, membuat Hyunseong merinding.
"Minjoo...". Ucap Hyunseong kaget. Hyunseong segera melenyap kan gigi taring nya yang memanjang.
"Kau sedang apa?". Tanya Minjoo lembut, lalu duduk di samping , menghadap Hyunseong.
"Aku sedang menikmati angin malam, dan hamparan bintang yang indah".
Minjoo mendekati wajah Hyunseong,dan tangan nya memegang tengkuk Hyunseong. Ia mendekat, membuat Hyunseong,gugup.
"Minjoo ternyata lebih agresip dari pada aku". Batin nya.
Setelah berada dekat sekali dengan wajah Hyunseong,.Minjoo berhenti kemudian tersenyum Evil, dengan segera Minjoo mengeluarkan gigi taring nya dan menyerang Hyunseong.
.......
"YoungMin, Hyunseong belum masuk?". Tanya Donghyun keluar kamar.
"Belum..". Jawab YoungMin singkat.
"Kenapa Minjoo belum kembali dari kamar mandi?". Ucap KwangMin bingung.
"Apa kamar mandi? Tadi aku dari kamar mandi". Ucap Donghyun.
Semua diam dalam pikiran mereka masing-masing.
Tiba-tiba terdengar suara rintihan Hyunseong di kamar nya.
"Hyunseong...". Ucap Donghyun kemudian berlari menuju kamar Hyunseong, di ikuti oleh yang lain nya.
"Hyunseong...". Donghyun segera menghampiri Hyunseong yang sedang merintih kesakitan.
"Hyung...". Ucap mereka kaget dan segera menghampiri Hyunseong.
Donghyun menemukan sepucuk surat di tangan Hyunseong.
"Minjoo...!!!". Ucap Donghyun kesal.
Minwoo segera merebut kertas itu dari Donghyun, dan membaca nya.
"Brengsek!! Aku sudah menduga nya, dia adalah keluarga penyihir jahat itu yang ingin balas dendam kepada kita...!!".
"Ayo kita serang dia". Ucap Donghyun, segera berlari menuju atap gedung, dan di susul oleh yang lain nya.
"Sesampai nya di gedung, ia melihat Minjoo yang berdiri dengan kedok asli nya, yang menggunakan jubah merah.
"Hargghhh". Donghyun menunjukkan gigi taring nya.
Bukan hanya gigi saja yang berubah memanjang runcing, tapi mata mereka pun berubah menjadi biru seperti layak nyaVampire .
Satu persatu mereka melawan Minjoo, dan satu persatu pun mereka kalah, kecuali Minwoo yang masih sedikit kuat setelah menerima serangan dari Minjoo.
Minjoo melihat Minwoo yang berusaha berdiri. Minjoo tersenyum evil, ia berlari mendekati Minwoo dengan ancang ancang menyerang Minwoo..
"Kyaaaaa....". Teriak Minjoo berlari ke arah Minwoo.
Tiba-tiba Minjoo terjatuh karena Donghyun memegangi kaki nya. Ia terjatuh dengan posisi telengkup.
"Minwoo sekarang...!!" Ucap Donghyun.
Dengan segera Minwoo mengeluarkan pisau dari saku jaket nya, dan menancapkan nya pada punggung Minjoo sampai jantung nya. Minjoo pun tewas, ia pun berubah menjadi debu dan tersapu angin.
TAMAT...
Nice for your blog 😊
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Hapus