Selasa, 06 Oktober 2015

Ff Boyfriend Love In Seoul 2

Anyeonghaseyo Best friends..
Nih aku bawa lagi FF Boyfriend, hanya untuk kalian :D .

Part 2

LOVE IN SEOUL

.........

"Kak Minwoo.. aku pengen jalan jalan, sekarang kan musim semi, dan pasti banyak bunga yang bermekaran kan. Aku pengen liat bunga sakura kak, ayo kak..". Rachel menarik narik tangan Minwoo yang sedang menggandeng Ransel nya.

"Aku harus ke kampus hari ini. Lalu kapan kau akan mulai kuliah?".
Minwoo berjalan menuju rak sepatu, dan memakai sepatu nya.

"Entahlah, aku harus belajar bahasa korea dulu, baru bisa masuk. Hmm sulit sekali mengucapkan nya, apa lagi tulisan nya yang kayak corat coret gitu".Rachel berdiri di ambang pintu dan bersandar pada kusen pintu, memperhatikan Minwoo yang sedang memakai kan sepatu.

"Corat coret?". Minwoo mengkerut kan kening nya, otak nya sedang mencerna kata kata Rachel."Maksud mu Hangeul".

"Tau deh..Oya kak aduh sekarang kakak ngomong nya beda banget sihh. Seperti sulit berbicara, agak belepotan gitu. Kenapa? Udah lupa sama bhs indonesia?".

"Hahaha..Rachel, kau harus mulai belajar berbicara bahasa korea. Oya kau kan ada di Korea, jadi kau panggil aku Oppa". Minwoo berdiri, setelah selesai memakai sepatu.

"Apa? Opa? Maksud nya kakek gitu? Ya ampun kak, kakak ini masih muda masa pengen di panggil Opa sih?".

Minwoo mengembuskan napas panjang nya sebelum menjelaskan kekeliruan Rachel tentang kalimat `oppa`.
"Rachel, tulisan nya itu O P P A. Kalo kakek kan O P A H. Oppa bukan opah". Jelas Minwoo.

Minwoo setahun yang lalu berangkat ke korea, dan dia sudah bicara bahasa korea? Cepat sekali dia. O ow Tidak tidak, Minwoo lahir di Korea, dan tinggal di korea sampai umur 4 tahun, kerena tugas kerja nya Tuan Joong di pindahkan ke Indonesia, Tuan Joong Appa nya Minwoo pun mengajak keluarga nya pindah ke Indonesia.

"Tapi kalo...--". Rachel berhenti bicara, karena tangan Minwoo menjepit bibir nya.

Minwoo melepaskan tangan nya yang menjepit bibir Rachel, kemudian tersenyum *gimana sih kalo senyum nya Minwoo tuhh unjuk gigi terus mata nya mengecil ikhh manis pokonya ^_^

"Sudah aku berangkat dulu..". Minwoo berjalan pergi.

Rachel memperhatikan Minwoo pergi sampai hilang dari pandangan nya.

"Hemm Kak Minwoo makin imut saja. Huh menyebalkan...".

***

"Gak ada yang nemenin jalan jalan? Gak masalah aku bisa sendiri, aku bukan anak kecil lagi yang bakalan tersesat. Jalan jalan ke yang dekat dekat dari rumah saja ". Rachel memasukan barang barang nya pada ransel nya, tak lupa ia bawa kamera digital nya, yang ia kalungkan di leher nya. Sekilas melihat ke cermin, kemudian pergi.

.........

"Uwaahhhh...musim semi ini benar benar indah. Ya Tuhan, ini bunga sakura, akhirnya aku lihat juga, ini bunga, ternyata di korea juga ada bunga sakura, jadi aku gak harus ke jepang buat ngeliat nya. Em em.. photo photo dulu..". Rachel bertingkah seperti orang katro yang pasti memalukan karena orang orang yang melintas memperhatikan dirinya.

Rachel melepaskan kamera nya. Dan mencoba memotret dirinya sendiri, namun kesulitan. Akhirnya ia meminta bantuan pada orang yang melintas.

"Excuse me Mr..". Rachel menghampiri seorang pria yang melintas.

"Ne?". Orang itu berhenti.

"Can you..-". Rachel terlihat kebingungan, ia pun menggaruk garuk kepala nya yang tidak gatal. "Seharusnya aku bawa kamus bahasa inggris". Batin Rachel.

"Nona..". Pria itu bingung karena Rachel hanya diam dan kebingungan juga.

"Gak jadi..". Rachel segera bergegas pergi. Dan orang itu mengkerut kan kening nya karena tidak mengerti dengan apa yang di bicarakan Rachel tadi.

"Aduuuuhhh malu malu in aja..". Rachel memukul mukul pelan kepalanya, atas tingkah nya tadi yang sangat memalukan.

Rachel berhenti di suatu tempat.
"Wah disini objek nya bagus untuk di potret".Rachel meletakan Kamera nya di sebelah mata nya, dan mulai memotret yang ada di sekeliling nya.

Rachel memutar kan badan nya mencari objek yang bagus untuk di potret. Sampai ia melihat tanaman bunga yang berjajar indah. Rachel mulai memfokuskan lensa kamera nya. Saat hendak memotret, tiba-tiba muncul seorang pria dan mencium bunga itu dengan Hikmat.

Rachel menurunkan Kameranya dan mulai mengamati wajah pria itu.
"Mamah, hari ini aku melihat seorang pria yang seperti malaikat. Wajah nya tenang dan sangat damai. Apakah dia benar benar malaikat". Batin Rachel yang terus memperhatikan wajah pria itu.

Pria itu menghentikan aktifitas mencium bunga nya, dan tak sengaja melihat Rachel yang sedang memperhatikan dirinya, Pria itu pun tersenyum.

Rachel tertegun, kemudian ia nyengir kuda untuk menyembunyikan rasa malu nya, karena ketahuan sedang memperhatikan pria itu. Rachel segera pergi.

"Rachel, Rachel sekali lagi kau melakukan hal yang memalukan". Rachel berjalan dan mencari tempat yang bagus untuk di potret.

Rachel berusaha agar bisa memotret dirinya dengan sendiri, ternyata hasil nya bagus juga..

****

Rachel sedang memasukan photo photo tadi pagi ke laptop nya di kamar nya. Rachel melihat satu persatu hasil potret nya tadi.

Sampai ia tersadar ada yang aneh dari photo nya. "Eh eh eh eh.. ke kenapa semua photo ku ada si manusia malaikat itu..". Rachel kembali melihat semua photo photo nya, dan benar saja semua photo nya selalu ada pria si wajah malaikat.

"Ya Tuhan, apakah dia benar benar malaikat..Kenapa dia mengikuti ku. Eh eh.. Kenapa dia, kenapa dia melihat ku terus?". Rachel terkejut lagi, karena di setiap photo nya, pria itusedang memperhatikan dirinya.

"Aku pulang....". Teriak Minwoo, yang baru saja pulang dari kampus.

Rachel segera pergi menghampiri Minwoo.

"Kak Minwoo....". Panggil Rachel pada Minwoo yang sedang duduk bersandar di sofa.

"Ya ada apa?". Jawab Minwoo lesu, dan terlihat sangat pusing dan capek.

"Ya ampun wajah kak Minwoo udah kayak uang serebuan yang ketinggalan di saku celana terus ke cuci aja. Lecek banget.".

"Ya hari ini aku sangat lelah. Bisa kau tidak mengajak ku berbicara terlebih dahulu? Hari ini aku latihan cara bernyanyi yang benar, dan mendapatkan suara yang bagus". Ucap Minwoo dengan sangat cepat.

"Wow wow kak Minwoo pantes banget kalo jadi Rapper..".

Minwoo hanya menanggapi perkataan Rachel dengan tertawa kecil.

"Haduh udah lama ibu tidak melihat kalian berdua duduk bersama seperti ini". Oemma Minwoo datang membawa kan makanan ringan seperti kue onde onde kesukaan mereka..

"Uwaaa..". Minwoo segera bangun, melihat minuman segar dan kue onde onde kesukaan nya.

"Uwaahh kue onde onde..". Rachel hendak mengambil kue nya, dengan segera Minwoo memukul pelan tangan Rachel.

"Aish... Kak Minwoo kenapa sih..". Rachel mengibas ngibas kan tangan nya. Padahal gak sakit. -,-

"Ya Oemma, kenapa kemarin kemarin kau tidak membuat kue onde onde, kenapa hanya saat ada Rachel saja..". Minwoo berbicara pada Oemma nya dengan bahasa korea, membuat Rachel melongo gak ngerti.

"Kak Minwoo ngomong bahasa sunda kayak nya nih..". Rachel mulai memakan kue nya.

"Sudahlah Minwoo, yang penting kan ibu membuat nya untuk kalian, kau pikir aku pilih kasih hah.. dia adik mu, kau tidak pantas seperti itu..". Lagi lagi Rachel melongo, karena Tante nya berbicara bahasa korea.

Minwoo diam kemudian mulai memakan kue nya.

"Oya kak, tadi tuh aku ngeliat orang ganteng banget, terus muka nya tenang dan damai, seperti malaikat. Tapi orang itu aneh kak karena dia Follow Follow in aku kak..".

"Hah maksud mu, dia mengikuti mu?".
Minwoo tidak mengerti dengan gaya bahasa Rachel.

Rachel menjawab nya dengan mengangguk.
"Aku jadi takut...".

****

`Ting Nong...Ting Nong`

"Aduhhhh siapa sih pagi pagi gini, dari tadi pencet pencet bel mulu, gak ada yang buka in apa?". Rachel keluar dari kamar nya, mencari orang untuk membuka kan pintu.

"Kak Minwoo....". Teriak Rachel di depan pintu kamar Minwoo.

"Aku sedang Mandi, cepat buka pintu nya...". Jawab Minwoo dari dalam.

"Kok aku sih, aku kan gak bisa bahasa korea, nanti aku ngomong apa? Masa aku harus pake bahasa isyarat sih..". Protes Rachel.

"Pake bahasa inggris saja, cepat buka pintu nya . Malu sama tetangga, dari tadi bel nya di pencet mulu ..".

"Ihh..Papah sama Mamah kemana?".

"Gak ada, cepat buka pintu nyaa..".

"Ihh..Nanti aku ngomong apa sama orang nya..". Rachel berjalan menuruni satu persatu anak tangga. Sambil berpikir apa yang harus dia lakukan.

"Kalo gak salah si Milla temen aku yang suka sama super junior itu, dia suka ngomong Any..any Anyeonghaseyo gitu deh..". Rachel mengingat ingat kosa kata dari teman nya yang suka banget sama super junior.

Sekarang Rachel sudah berada di depan pintu, dan siap membuka kan Pintu nya.

Rachel membuka nya cepat tanpa ragu.
"Any.....haaaaaaa...". Rachel terkejut ketika melihat siapa tamu nya itu. Dia jadi tidak bisa ngomong apa apa.

"Any any any....". Rachel jadi ngomong gelagapan gak jelas, membuat Tamu nya itu bingung. "Ya Tuhan, apa benar dia mengikuti ku, sampai dia tahu rumah ku. Siapa dia? Apa dia benar benar malaikat..". Batin Rachel.

"Minwoo nya ada?". Tanya Pria itu, berbicara bahasa Indonesia, dan berlogat korea.

"Hah...?? Kau bisa bahasa Indonesia?".
Rachel terkejut, ternyata si wajah malaikat itu bisa berbahasa Indonesia. Wow Daebak..!!! :D

" [berbicara bahasa korea] Oh YoungMin-Ahh kau sudah datang. Masuk masuk..!!". Ajak Minwoo yang muncul dan berdiri di belakang Rachel.

.........

"[Berbicara bahasa korea] duduklah, aku ambilkan dulu buku nya".

YoungMin hanya menjawab dengan angguk kan kemudian duduk. Rachel juga duduk, tapi di sofa yang lain.

"Kau bisa bahasa Indonesia?". Tanya Rachel masih tak percaya.

"Iya aku bisa, Minwoo yang mengajari ku". Jawab YoungMin, kemudian tersenyum.

Rachel hanya menanggapi jawaban YoungMin dengan mengangguk kan kepala.

"Minwoo suka cerita tentang kamu, kata nya kamu akan pindah ke korea. Minwoo juga bilang kalo kamu tuh cerewet, gak bisa diam, dan suka pelupa..dan....__". YoungMin berhenti bicara, karena Minwoo datang dan segera menutup Mulut YoungMin.

"Ahh YoungMin, ini buku mu. Kau sudah selesai kan ayo biar ku antar pulang".
Minwoo nyengir kuda pada Rachel, yang menatap tajam dirinya.

"Kenapa buru buru kak, dan lepaskan tangan mu dari mulut YoungMin. Karena aku mau mendengar kan cerita nya tadi". Ucap Rachel gregetan dengan mata nya melotot pada Minwoo.

"Tapi YoungMin itu jangan sampai lelah, karena.....__". Perkataan Minwoo terpotong oleh YoungMin.

"Baiklah aku pulang.."..YoungMin segera bangkit dan berjalan keluar.

"Kau mau di antar". Teriak Minwoo.

"Tidak usah, kau selesai kan dulu masalah mu dengan adik mu..".Jawab YoungMin dari luar.

Minwoo melihat ke arah Rachel, kemudian nyengir dan mengangkat 2 jari nya."hehehehe...Fisss".

"Kak Minwoo........". Rachel mengambil bantal sofa dan melemparkan nya pada Minwoo, tapi Minwoo segera menghindar.

"Ahhahaha Rachel dengar kan aku dulu...".Minwoo segera berlari, karena Rachel berjalan mendekati nya.

Bersambung.......
Lanjut baca nya ya ke part 3.. Ghamshamida

Tidak ada komentar:

Posting Komentar